Dari Rasa Takut Menjadi Agen Perubahan: Perjalanan Netty Junita Mendampingi Kesehatan Jiwa di Helvetia Tengah

Netty Junita tidak pernah membayangkan bahwa dirinya akan menjadi kader kesehatan jiwa di Helvetia Tengah. Sebagai seorang ibu rumah tangga, ia menjalani keseharian seperti biasa hingga akhirnya ditunjuk oleh kepala dusun untuk mengambil peran baru di masyarakat.

Pada awalnya, Netty tidak memahami kesehatan jiwa maupun tugas seorang kader. Ia bahkan merasa takut berinteraksi dengan orang yang mengalami gangguan kesehatan jiwa dan khawatir akan mendapat penilaian negatif dari lingkungan sekitarnya.

Namun, melalui pelatihan dan pendampingan dari Yayasan Nurani Luhur Masyarakat (YNLM) melalui program Mental Health Program (MHP), Netty mulai memahami kondisi kesehatan jiwa, cara memberikan dukungan, serta pentingnya mendampingi individu dan keluarga dengan empati.

“Saya belajar bahwa setiap orang ingin didengar tanpa dihakimi, dan kesehatan jiwa adalah tanggung jawab kita bersama.”

Perubahan Dimulai dari Kepedulian

Salah satu tanggung jawab Netty sebagai kader adalah melakukan kunjungan rumah untuk mendampingi orang dengan gangguan kesehatan jiwa. Dalam prosesnya, ia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari klien yang menolak kunjungan hingga kesulitan membangun komunikasi.

Ia mengingat seorang klien yang dahulu sering marah karena merasa terganggu ketika diingatkan untuk minum obat. Namun, melalui kunjungan yang konsisten dan pendekatan yang berkelanjutan, hubungan mereka perlahan berubah. Klien tersebut kini menyambut kedatangannya dengan lebih baik.

Netty juga mendampingi keluarga yang belum sepenuhnya memahami pentingnya pengobatan dan pemeriksaan rutin. Melalui kunjungan berulang dan edukasi kepada keluarga, ia membantu mendorong mereka untuk mencari penanganan kesehatan yang sesuai. Seiring dengan pengobatan dan pemantauan yang teratur, kondisi salah seorang klien menjadi lebih stabil.

Pengalaman-pengalaman tersebut mengajarkan Netty bahwa pendampingan membutuhkan kesabaran, komunikasi, dan kepercayaan. Perubahan tidak selalu terjadi dengan cepat, tetapi perhatian yang konsisten dapat membantu membuka jalan menuju pemulihan.

Belajar Memahami, Bertumbuh dalam Empati

Perubahan tidak hanya dirasakan oleh klien dan keluarga yang didampinginya. Netty pun mengalami perkembangan dalam dirinya sendiri. Ia belajar mengelola stres, melatih kesabaran, dan memahami pentingnya mendengarkan orang lain tanpa menghakimi.

Ia juga semakin menyadari bahwa kesehatan jiwa sama pentingnya dengan kesehatan fisik dan merupakan tanggung jawab bersama.

Dari seseorang yang dahulu merasa takut dan ragu, Netty kini menjadi bagian dari upaya perubahan di masyarakat. Ia melihat bagaimana pemahaman yang lebih baik dapat membantu mengurangi stigma terhadap orang dengan gangguan kesehatan jiwa serta menumbuhkan harapan bagi mereka dan keluarganya.

Bagi Netty, setiap perkembangan positif, keluarga yang kembali memiliki semangat, dan individu yang semakin stabil merupakan pengingat bahwa perubahan itu nyata dan harapan selalu ada.

Menumbuhkan Harapan, Menguatkan Masyarakat

Netty bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepadanya, dukungan keluarga, kepercayaan para klien dan keluarga yang didampinginya, serta kerja sama berbagai pihak, termasuk YNLM melalui program MHP di Helvetia Tengah.

Ia berharap pendampingan serupa dapat menjangkau lebih banyak wilayah, sehingga semakin banyak kader kesehatan jiwa yang terlatih untuk mendukung proses pemulihan, mengurangi stigma, dan menguatkan keluarga.

Kisah Netty menunjukkan bahwa perubahan dapat dimulai ketika seseorang diberi kesempatan untuk belajar dan mengambil peran. Dengan pengetahuan, empati, dan dukungan yang berkelanjutan, seorang kader dapat menjadi penghubung penting antara individu, keluarga, dan layanan kesehatan jiwa di masyarakat.

YNLM

Writer & Blogger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *